NURANI RAKYAT. LOMBOK TENGAH — Kemeriahan gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 kian terasa. Memasuki hari kedua pelaksanaan pada Kamis (11/6/2026), Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, diserbu oleh ratusan penonton yang datang dari berbagai kalangan, termasuk rombongan guru dan murid sekolah.
Antusiasme masyarakat yang luar biasa ini terlihat dari padatnya area utama pelaksanaan lomba. Kehadiran para siswa dan pendidik ini tidak hanya sekadar untuk meramaikan acara, tetapi juga sebagai bagian dari arahan resmi untuk menyukseskan syiar Islam di Bumi Gora.
Salah satu rombongan yang hadir adalah perwakilan dari Gugus Barabali, Kecamatan Batukliang. Haji Maksum Hadi, seorang guru agama dari SDN Lendang Trong, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka ke Masjid Agung Praya merupakan tindak lanjut dari tugas dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat.
”Alhamdulillah, ini sebagai pengalaman daripada anak-anak dan untuk mendapatkan ilmu dari lomba MTQ ini,” ujar Haji Maksum saat ditemui di lokasi acara.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan dan memotivasi generasi muda agar semakin mencintai Al-Quran. Ia berharap, dengan melihat langsung jalannya kompetisi, para murid dapat terinspirasi untuk mengikuti jejak para peserta yang sedang berlaga.
”Harapan ke depannya, semoga anak-anak yang menonton tadi bisa mengikuti (jejak) saudara-saudara yang ikut lomba ini. Sekaligus memperkenalkan aspirasi anak-anak untuk terus mengaji dan menuntut ilmu secara kaffah (menyeluruh),” tambah Haji Maksum.
Ratusan murid yang hadir tampak tertib didampingi oleh guru-guru mereka. Mereka menyimak dengan takzim setiap lantunan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh para qari dan qariah terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-NTB.
Pelaksanaan hari kedua MTQ XXXI NTB 2026 di Masjid Agung Praya ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Dukungan penuh dari sektor pendidikan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda NTB yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang tinggi.(Galih)
Nurani Rakyat Bicara Apa Adanya