NURANI RAKYAT. LOMBOK TENGAH – Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kembali mencuri perhatian wisatawan dengan destinasi alam tersembunyinya. Namanya Savana Bale Tepak, sebuah padang rumput musiman eksotis yang terletak di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat.
Kawasan wisata ini menawarkan lanskap alam yang tidak biasa karena terbentuk secara alami di atas area Bendungan Batujai. Sebagai destinasi musiman, Savana Bale Tepak hanya bisa dinikmati saat musim kemarau tiba, di mana volume air bendungan menyusut dan mengering, lalu bertransformasi menjadi hamparan padang rumput hijau hingga kekuningan yang sangat luas.
Daya Tarik Surga Swafoto dan Pemandangan Senja adalah keindahan utama Savana Bale Tepak terletak pada paduan panorama terbuka antara savana luas dan sisa perairan bendungan.
Suasana ini menjadikannya spot foto alami yang sangat fotogenik. Tidak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama pada waktu-waktu keemasan seperti saat matahari terbit (sunrise) maupun terbenam (sunset). Selain itu, para pengunjung yang beruntung juga kerap disuguhi pemandangan migrasi atau gerombolan burung liar yang singgah di sekitar perairan bendungan, menambah kesan asri dan alami.
Tantangan Perjalanan Berbuah Keindahan tersebut menyuguhkan panorama yang memanjakan mata, perjalanan menuju titik savana belakangan ini memberikan tantangan tersendiri bagi para pelancong akibat faktor cuaca.
“Kita datang kesini menikmati padang rumput yang hijau dan indahnya sunrise, namun sekarang agak lumayan becek akses jalan dikarenakan hujan, dari parkiran hingga ke Savana Bale Tepak-nya. Namun, akses parkir yang bagus disediakan di lahan rumah warga,” ujar Qiyara Trianshalehan, salah seorang pengunjung yang akrab disapa Yara, saat ditemui di lokasi, Selasa (27/10/2026).
Dari informasi yang dihimpun hingga Tips berwisata ke Savana Bale Tepak, waktu terbaik, datanglah pada pagi hari saat sunrise atau sore hari menjelang sunset untuk mendapatkan pemandangan terbaik sekaligus menghindari terik matahari yang menyengat.
Perhatikan Cuaca, Karena akses jalurnya berupa tanah lapang dari area parkir warga menuju savana, jalur bisa menjadi licin atau becek saat turun hujan. Disarankan mengenakan alas kaki yang ramah untuk medan tanah.
Fasilitas, Warga setempat telah mengelola area parkir dengan baik di sekitar pekarangan rumah warga, sehingga kendaraan pengunjung tetap aman selama berwisata.(*/Galih)
Nurani Rakyat Bicara Apa Adanya