Lantunan Syahdu dari Bima : Khairunnisa Tampil Memukau di Final MTQ XXXI NTB 2026

NURANI RAKYAT. LOMBOK TENGAH — Babak Final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 resmi bergulir di Majelis II Masjid Agung Lombok Tengah pada Minggu, 14 Juni 2026. Suasana khidmat dan penuh ketegangan menyelimuti arena perlombaan saat para qari dan qariah terbaik mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka, termasuk perwakilan dari Kafilah Kabupaten Bima, Khairunnisa.

Tampil di babak final kategori Tilawah Al-Quran, Khairunnisa sukses memukau dewan hakim dan para penonton yang memadati Masjid Agung.

Mengenakan busana khas daerahnya, qariah asal Bima ini menyuguhkan lantunan ayat suci yang runtut dan penuh penghayatan.

Di balik penampilannya yang tenang di atas mimbar, Khairunnisa ternyata sempat menghadapi tantangan fisik yang kurang fit akibat flu dan batuk sejak sebelum tiba di Lombok Tengah. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang berarti baginya untuk tampil maksimal.

​”Kalau kendala, sebenarnya ada. Sebelum datang ke sini saya sempat flu dan batuk, bahkan sampai sekarang pun masih terasa sedikit,” ungkap Khairunnisa dengan senyum syukur setelah turun dari mimbar tilawah.

​Meskipun kondisi suaranya sempat agak serak saat babak penyisihan, ia bersyukur penampilannya di babak final ini justru berjalan jauh lebih mulus. “Alhamdulillah, penampilan tadi terbilang lumayan lancar.

Mengenai hasil atau juara, biarlah Allah yang mengatur, yang penting hari ini sudah memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

Strategi Khusus dan Asa Menuju Nasional. ​

Ketika ditanya mengenai rahasia di balik performanya yang tetap prima, Khairunnisa membocorkan bahwa ia menerapkan beberapa teknik tilawah khusus. Strategi pengaturan napas dan keindahan lagu sengaja ia siapkan matang-matang agar ayat-ayat yang dilantunkan tetap terdengar indah dan menyentuh hati. Semua persiapan itu tentu diiringi dengan latihan intensif, doa, zikir, dan kepasrahan total (tawakal).

Sebagai seorang finalis, Khairunnisa tidak menampik bahwa dirinya memiliki harapan besar untuk bisa melaju ke tingkat yang lebih tinggi.

“Tentu harapan semua peserta kalau sudah masuk final pengen dapat Juara 1 dan bisa mewakili ke tingkat nasional. Tapi kembali lagi, kalau memang belum rezekinya, kita tidak bisa memaksakan,” tuturnya dengan rendah hati.

​Apresiasi untuk Lombok Tengah Barometer Baru MTQ NTB. ​

Di akhir perbincangan, Khairunnisa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah MTQ XXXI NTB 2026. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan tahun ini mengalami lompatan besar dan sudah berada di kelas nasional berkat pemanfaatan teknologi modern.

​”Penyelenggaraan di Lombok Tengah ini jauh lebih bagus dibanding MTQ sebelum-sebelumnya, karena persiapannya sudah skala standar nasional. Ada penerapan teknik IT, penggunaan E-Maqra, sistem penilaian yang matang, dan semuanya terorganisir dengan baik,” puji Khairunnisa.

Ia berharap, kesuksesan di Lombok Tengah ini menjadi barometer baru bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi NTB untuk menggelar acara serupa yang lebih meriah dan profesional di masa-masa mendatang (Galih Gentar Wardana)

Baca Juga

Kukuhkan Dewan Hakim MTQ Tingkat Propinsi di Lombok Tengah, Gubernur NTB Harapkan MTQ ke-31 Berjalan Jujur dan Objektif

NURANI RAKYAT. LOMBOK TENGAH — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *